Sabtu, 16 April 2011

Mengasah Diri Melalui Media Organisasi


Beruntunglah bagi teman-teman yang pernah merasakan manfaat Berorganisasi baik pada saat menjadi Siswa Ataupun Mahasiswa

Berorganisasi” = Kebanyakan Ruginya dari Pada Untungya
 “Berorganisasi” = Buang-buang waktu
Berorganisasi” = Kesibukan yang tidak ada manfaatnya
Berorganisasi” = akan menghambat kegiatan Akademik dan tidak bisa mendapatkan nilai Bagus

Komentar diatas adalah sedikit dari banyaknya alasan dan Komentar yang pernah penulis (Ramadoan Syahri) dengar secara langsung maupun tidak langsung yang membuat sebagian Siswa dan Mahasiswa enggan untuk mencicipi bagimana indah dan manfaat dari BERORGANISASI.
Banyak diantara Siswa dan mahasiswa yang belajar atau pelajar yang study oriented berprinsip untuk apa disibukkan dengan hal-hal yang tidak penting seperti berorganisasi. anggapan yang kurang tepat lainya mengenai berorganisasi adalah bahwa pembelajaran di Sekolah/ Perguruan tinggi harus dilakukan di dalam kelas dan menyangkut kompetensi keilmuannya sehingga berbagai kegiatan ekstra kurikuler sering terabaikan. Bahkan ada banyak Siswa/ Mahasiswa yang tidak mau berperan dalam kegiatan Kesiswaan/ Kemahasiswaan hanya karena takut akan mengganggu kegiatan akademiknya sehingga berpengaruh pada nilai Akademiknya.

Angapan itu tidak 100% salah, karena memang salah satu tanggung jawab kita sebagai seorang mahasiswa atau pelajar adalah mencari ilmu dan belajar dengan sungguh-sungguh Namun, amat disayangkan hidup didunia Sekolah atau perkuliahan jika kesibukkan kita hanyalah 3 K, yaitu Kampus/Kesekolah, kantin(Ngeosip), kostan. Padahal ada begitu banyak ilmu dan hikmah diluar sana, ada begitu banyak peluang yang terhampar, serta berjuta tantangan yang dapat melecutkan potensi terbaik dalam diri.

Dunia kerja dan pengguna membutuhkan calon pemimpin yang tidak hanya kompeten dalam bidang ilmunya, tetapi juga mempunyai potensi diri yang memadai. Jika kompetensi keilmuan Siswa/ Mahasiswa dapat tercapai dengan pembelajaran baik di kelas maupun laboratorium, maka pengembangan potensi diri hanya dapat dikembangkan melalui latihan-latihan baik kegiatan  akademik, Kesiswaan/ Kemahasiswaan, interaksi sosial maupun aktivitas Siswa/ Mahasiswa lainnya.

Kegiatan Kesiswaan/ Kemahasiswaan merupakan ajang untuk mengasah potensi diri sehingga akan terbentuk Siswa/ Mahasiswa dengan kemampuan bukan hanya dalam bidang keilmuannya saja tetapi juga mempunyai ketrampilan dan pengalaman dalam mengelola suatu sistem. Dengan berperan aktif dalam  organisasi, mahasiswa akan belajar banyak hal yang berhubungan dengan potensi diri seperti Kepemimpinan, kerja sama tim, komunikasi keterampilan, perjuangan untuk hidup (Survival), negosiasi (Retorika) dan sebagainya. Dalam berorganisasi, setiap Siswa/ Mahasiswa adalah akan menjadi pemimpin sehingga harus mampu menunjukkan semangat dan jiwa kepemimpinannya untuk uswah yang khasanah (teladan bagi orang lain). Selain itu, dalam menjalankan organisasi Siswa/ Mahasiswa akan melibatkan banyak orang, sehingga Siswa/ Mahasiswa harus mampu mengelola orang lain (Berpolitik), bahkan kadang harus menghadapi tekanan baik dari atasan, bawahan atau kolega yang lain. Berorganisasi juga akan mengajarkan kepada Siswa/ Mahasiswa bagaimana mengakomodasi berbagai kepentingan, yang sering kali penuh dengan idealita tanpa menyadari kemampuan dan daya dukung lingkungannya,  sehingga sering kali dibutuhkan negosiasi untuk mengambil suatu keputusan yang sulit. Organisasi memberikan pembelajaran dan pengalaman dalam berkomunikasi dengan orang lain, mengelola  sumber daya, menggali potensi orang lain, dan sebagainya. Pada akhirnya berbagai aktivitas dalam berorganisasi akan mengasah potensi diri sehingga akan membentuk Siswa/ Mahasiswa dengan kemampuan intelektual yang tinggi dan mempunyai soft skill yang baik.
“Sebagai contoh” Kadang ironis, seorang sarjana dengan prestasi akademik yang tinggi tetapi tidak segera dapat bekerja hanya karena tidak mempunyai soft skill yang memadai. Ternyata tuntutan dunia kerja sekarang sudah mengalami pergeseran. Pengguna tidak sekedar membutuhkan sarjana dengan prestasi akademik yang tinggi, tetapi lebih dari itu yang mampu mengembangkan potensi dirinya, bahkan pada banyak kasus pengguna lebih mengutamakan soft skill karena hard skill jauh lebih mudah ditingkatkan misalnya dengan pelatihan atau training, sedangkan soft skill merupakan sesuatu yang tidak instan tetapi harus dilatihkan secara berkelanjutan. Dan “Organisasi” merupakan salah satu tempat untuk mengasah potensi diri dan membentuk karakter  “seseorang”
Sumber :
Artikel_artikel

My Profil

Hari Jum`at Tanggal 13 Mei 1988 Jam 12.05 di RSUD Bima (pada waktu itu bertepatan dengan Bulan Ramadoan)..lahirlah seorang buah hati yang sangat di harapkan oleh pasangan Syamsudin S.Pd (Ayah) dan Nurnazmah (Ibu).

“Syahri Ramadoan” itulah nama lengkap ku (Kata ibu dan ayahku nama itu di ambil karena aku lahir pada bulan Ramadoan)..Syahri, Pin, Pepy, Ril, Aba In… itu adalah sederetan nama pangilan yang dilontarkan keluarga, saudara, sahabat, dan yang lainya ke padaku…

lahir dari keluarga yang megedepankan sistim hidup  “sederhana” sesuai dengan apa yang di anjurkan oleh Agama Ku  “ ISLAM”..

Sejak dalam kandungan hingga aku lahir ke dunia beberapa rancangan Visi dan Misi sudah di siapkan oleh Ibu dan Ayahku…untuk Menjadikan aku orang yang Berguna dan taat terhadap Agama, Keluarga, dan Negara…itulah Visi Keluargaku…


Untuk mempersiapkan aku mengadapi kerasnya persaingan dan Tutuntan hidup maka PENDIDIKAN adalah solusi untuk mewujudkan misi yang di Hadirkan melalui proses berpikir oleh Orangtua KU…

 I9 tahun..waktu yang ku pergunakan untuk menempuh pendidikan Formal mulai dari TK Bhayangkari (3 Th)..SDN 3 Raba (6 Th), SLTP 1 Raba (3 Th), SMKN 2 Kota Bima (3 Th),  Tahun 2010  aku berhasil menyelesaikan Study Strata 1 Jurusan Administrasi Negara pada Perguruan Tinggi Swasta di Kota Bima (STISIP Mbojo Bima selama 4 Th) …dan Cita-cita selajutnya adalah Mengambil Program Magister Jurusan Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM).


Mari kita bergerak secara dinamis untuk menuju sautu perubahan yang positif…

Kamis, 14 April 2011

Hakekat dan Substansi Kebijakan Publik


Aneka Ragan Terminologi Kebijakan Publik

M
akna yang termuat dalam terminologi (istilah) kebijakan (policy) itu sesungguhnya tidak Cuma bersifat tekstual, melainkan lebih bersifat kontekstual, kerena dari waktu ke waktu mengalami perubahan. Oleh sebab itu maknanya tidaklah homogen. Apa artinya ? artinya, makna itu dalam realita bisa jadi beragam mengikuti dinamika aksi sosio-ekonomi dan politik yang terjadi di sekitar kita dan persepsi yang diberikan oleh orang orang terhadapnya.

Secara hermenutik, meski orang orang mungkin mengacu pada istilah yang sama muatan makna yang pernah diberikan kepada istilah itu bisa jadi berlainan. Lalu untuk keperluan praktis, bagaimana kita bisa memperoleh pemahaman yang baik mengenai hakiki dari konsep kebijakan ini. Tanpa, pada saat bersamaan, terjebak pada persoalan semantik yang terkadang bisa amat rumit dan membuat pusing kepala ??????

Salah satu cara yang barangkali cukup murah dan mudah bagi para mahasiswa yang ingin mengetahui betapa beraneka ragamnya pengunaan istilah kebijakan (policy) ialah dengan rajin mencermati surat kabar nasional dan daerah, taruhlah dalam seminggu atau lebih, secara berturut-turut. Melalui penelusuran rubrik-rubrik surat kabar tadi maka yang perlu di perhatikan, misalnya berapa kali suatu istilah kebijakan muncul dan dalam konteks apakah istilah itu dipergunakan. Dari sini mahasiwa kemungkinan akan dapat membuat klasifikasi sendiri (meski sederhana) mengenai penggunaan istilah kebijakan yang di maksud.

Kebijakan Sebagai Label Atau Merk Bagi
Suatu Bidang Kegiatan Pemerintah

Penggunaan istilah kebijakan yang paling sering kita jumpa ialah dalam konteks pertanyaan umum mengeai kebijakan ekonomi pemerintah, kebijakan sosial pemerintah atau kebijakan luar negeri pemerintah. Dalam ligkup lebel yang masih umum kita masih dapat menemukan hal-hal lebih spesifik  yang mengacu pada kebijakan pemerintah tersebt. Beberapa contoh dapat di kemukakan di sini. Misalnya, dalam lingkup kebijakan ekonomi indonesia, ada kebijakan imbal dagang dengan negara negara timur tengah, kebijakan pembelian tax holiday kepada investor asing, kebijakan penghematan energi, kebijakan penanggulangan kemiskinan perkotaan dll.

Dala lingkup kebijakan sosial. Misalnya, ada kebijakan pemberian vaksin polio secara gratis bagi ribuan anak-anak dari kalangan miskin, pemberian beras bagi keluarga miskin (Raskin) . dari contoh contoh di atas dapat segera kita bahwa sebagai lebel, maka hal-hal yang digambarkan oleh istilah kebijakan itu pada dasarnya bersangkut paut dengan bidang bidang kegiatan pemerintah atau bidang bidangkegiatan tertentu di mana pemerintah terlibat dalamnya.

Konsep lain, yang meski lebih abstrak sifatnya, namun bermanfaat ialah yang disebut ruang kebijakan (Policy Space). Konsep ini dapat dipergunakan untuk mengambarkan bagaimana suatu ruang kebijakan tertentu cenderung semakin gencarnya campur tangan (Intervensi) pemerintah dan semakin kompleksnya interaksi di antara dan antar instansi-instansi pemeritah yang ada didalamnya. Sebaliknya, konsep itu juga dapat kita pakai untuk mengambarkan betapa pada ruang kebijakan tertentu masih relatif kosong dari campur tangan pemerintah.

Dengan demikian mungkin kita lantas dapat membuat studi perbandingan atas berbagai ruang kebijakan itu di tinjau dari sudut tingakat/derajat kepadatnaya, misalnya dengan mempertanyakan kenapa campur tangan pemerintah pusat di ukur dari peratutan perundang undangan, dana keberadaan sataf/ aparatur control-pada kegiatan-kegiatan hiburan dan rekreasi relatif lebih sedikit bila di bandingkan dengan kegiatan pendidikan dan perpajakan? Dan apakah keadaan seperti itu akan terus berlanjut di masa yang akan datang? Apakah faktor-faktor penyebabnya?

Instal Windows 7 dari USB Flash Disk

Orang yang baru beli netbook bias jadi bingung ketika ingin instal sistem operasi. Bagaimana lagi? Netbook tidak dilengkapi DVD-ROM. Tapi, jangan khawatir. Ada banyak jalan menuju Roma.
Ada banyak perangkat yang bisa kamu pakai untuk install Windows tanpa perlu DVD-ROM. Contohnya, kamu bisa menggunakan USB flash disk. Contoh lain, pakai DVD-ROM eksternal.
Berdasarkan pengalaman PCplus, instal Windows 7 dari USB flash disk jauh lebih cepat ketimbang instal dengan DVD. Lagipula, risiko kegagalan instalasi dengan USB flash disk lebih kecil ketimbang pakai DVD. Bisa saja, DVD tidak bisa dibaca dengan baik karena sudah tergores atau optik DVD-ROM-nya sudah lemah. Bete kan kalau sudah lama menunggu, eh Windows tidak jadi terinstal?
Di artikel ini, ada dua ilmu yang mau dibagi. Pertama, kita akan membuat USB flash disk dari file ISO—kalau kamu punya. Kedua, kita akan buat dari DVD instalasi Windows 7. Buat cara pertama, kita butuh perangkat bernama Windows7 USB DVD tool yang ada di CD PCplus. Cara kedua cocok dilakukan di komputer yang ada DVD-ROM. Misalnya, kamu pinjam komputer teman kamu untuk membuat USB flash disk instalasi.
Oh iya, syaratnya yang harus dipenuhi untuk bikin USB flash disk instalasi ini gampang, cuma flash disk berukuran 4 GB.
1. Kamu tinggal jalankan Windows7 USB DVD tool. Klik “Browse” kemudian cari file ISO-nya lalu klik “Next”.

2. Kemudian pilih media yang akan digunakan. Karena ingin membuat installer dari USB flash disk pilih “USB device”.
3. Pilih drive USB flash disk-nya. Biasanya Windows7 USB DVD tool akan secara otomatis mendeteksinya. Klik “Begin copying”.
4. File akan di-copy. tunggu sampai selesai. Ketika sudah selesai, restart computer, masuk BIOS. Di bagian prioritas boot, ganti ke “Removable Storage”.
Jika kamu hanya mempunyai sumber dari CD/DVD kamu bisa menggunakan aplikasi WinToFlash.
1. Sama seperti Windows7 USB DVD tool, WinToFlash tidak perlu diinstal. Setelah download, ekstrak, tinggal klik ganda di file WinToFlash.exe muncullah tampilan WinToFlash.
2. Klik “Windows setup transfer wizard” sehingga muncul halaman “Welcome”. Klik “Next” saja. Tentukan drive yang berisi DVD instalasi Windows 7 dan drive USB kamu.
3. Muncul Windows License Agreement pilih “I Accept” kemudian klik “Continue”. Muncul peringatan kalau USB flash disk akan diformat. Klik “OK”.
4. Proses penyalinan akan berjalan. Tunggu sampai selesai.
5. Jika sudah selesai kamu coba tancapkan USB Flash Disk pada netbook kamu dan ganti prioritas boot-nya ke Removable Storage. Berhasil… berhasil… berhasil.
Sumber :
http://skp135.blogspot.com/2011/04/instal-windows-7-dari-usb-flash-disk.html

Selasa, 12 April 2011

Mahasiswa dan Idiologi " Nya"

Kampus merupakan tempat berbagai macam ideologi berkumpul dan bercampur aduk.  Mulai dari ideologi keagamaan sampai ideologi sekuler. Mahasiswa merupakan sasaran empuk yang sangat mudah dirasuki oleh ideologi-ideologi tersebut karena pemikiran mereka yang cenderung jernih dan lugu. Untuk itulah jargon “siapa cepat dia dapat!” merupakan tolak ukur yang tepat untuk menggambarkan mengapa kita harus menyanbut mahasiswa baru dengan acara yang terkemas rapi. Semakin kita dapat melakukan sambutan yang baik  kepada mereka, maka akan semakin besar pula kita untuk dapat merasuki ideologi tertentu ke dalam pikiran mereka.
Mahasiswa dan ideologi adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Sejarah mencatat bahwa ideologi mahasiswa mampu meruntuhkan rezim yang pada akhirnya mampu mengubah garis sejarah. Mahasiswa adalah kaum intelektual yang merupakan pioneer perjuangan yang memperjuangkan nasib rakyat dan kaum tertindas.
Ideologi adalah prinsip, adalah keyakinan yang mengarahkan perilaku mahasiswa. Pada umumnya ideologi dijadikan pijakan untuk mereka berbuat, bertindak demi kebaikan orang banyak. Meskipun begitu, tetap ada pengecualian, tetap ada yang tidak memiliki prinsip dalam menjalani hari-hari di kampus yang penuh dengan anomali. Mereka inilah biasanya yang akan menjadi mahasiswa yang biasa-biasa saja, mahasiswa yang standar.
Jika berbicara sumber daya manusia, sebenarnya masih banyak di luar sana yang berpendidikan lebih tinggi dengan pengalaman yang lebih mumpuni. Misalnya mereka yang duduk di dalam bangunan-bangunan kenegaraan yang seharusnya mengurus kepentingan rakyat. Tapi inilah mahasiswa, terpanggil untuk berjuang. Bergerak dengan energi moral, energi murni tanpa kepentingan ekonomi dan politik. Juga tanpa egoisme untuk senantiasa menuntut hak.  Tugasnya hanya sederhana,  menuntut, menjadikan mereka yang sewenang-wenang terbangun dari mimpi panjangnya dan memikirkan masalah manusia dan kemanusiaan dengan lebih baik. Mahasiswa datang datang dengan seperangkat sound system dan panji-panji yang di sana terlukis idealisme tentang apa yang seharusnya terjadi.
Ibarat dua sisi mata uang, ideologi memang tak selamanya bisa dipertahankan dan diwujudkan karena seringkali berbenturan dengan hal-hal yang pragmatis, termasuk permasalahan biaya kuliah. Bagi mahasiswa yang duduk di bangku PTN, adalah hal yang pantas disyukuri masih bisa “sedikit’ menikmati kemurahan meskipun tak sepenuhnya murah. Pendidikan hari ini bukan lagi menjadi hak penuh bagi warga Negara Indonesia. Pemerintah mencoba menarik sedikit demi sedikit tanggung jawabnya akan kebutuhan pendidikan masyarakat. Dapat dilihat dari lahirnya PP no 6 tahun 2004 tentang BHMN. Universitas diberikan kebebasannya dalam mengurus rumah tangga (otonomi) termasuk dalam hal mencari pendanaan. Ini mengakibatkan kuliah menjadi mahal terlebih dengan lahirnya UU BHP ini melegitimasikan bahwa penanggungjawaban biaya pendidikan pada masyarakat bukan lagi pada pemerintah. Jelas ini bertolak belakang dengan UUD 45 pasal 31 (1) bahwa Negara berkewajiban memberikan pendidikan yang layak bagi seluruh warga negara.
Masih banyak tugas dan tanggung jawab dari mahasiswa yang harus diperjuangkan dan tentu saja itu tidak mudah. Karenanya dibutuhkan usaha dan ideologi yang kuat, yang berpihak pada kemanusiaan dan memperjuangkan keterbelakangan dan ketertindasan.
Perjuangan Mahasiswa harus terus dilanjutkan.
Hidup Mahasiswa…!!!

sumber artikel : 
http://ngintipkampus.wordpress.com/2009/08/16/mahasiswa-dan-ideologi/

Mencari Kebenaran



MANUSIA sering berselimutkan ragu terhadap sesuatu, termasuk sesuatu yang diragukan itu adalah sebuah kebenaran yang bersifat dogmatis, pokok ajaran yang harus diterima sebagai hal yang benar dan baik, tidak boleh di bantah dan diragukan, bahkan kebenaran religius, kebenaran wahyu, kebenaran yang diterima melalui informasi waktu ilahi, mempunyai kadar benar dan absolut.

Malah Jujun S. Suriasumantri dalam Ahmad Usman (2008:1) melukiskan hal tentang “ RAGU” ini dengan sebuah kisah tentang berikut, “ De omnibus dubitandum!” segala sesuatu harus di ragukan desak Rene Descertes. Namun segala yang ada dalam hidup ini di mulai dengan meragukan sesuatu, bahkan juga Hamlet si peragu, yang berseru kepada Ophelia :

Ragukan bahwa Bintang-bintang itu api
Ragukan bahwa matahari itu bergerak
Ragukan bahwa kebenaran itu dusta
Tapi jagan ragukan Cintaku.....

Ini sebagai manifestasi insan berpikir kreatif, yang selalu diawali dengan “ragu” . kreatifitas seseorang termasuk dalam mencari kebenaran ilmu, bermuara pada pengembangan cakrawala berpikir,  memperkaya pengalaman, melatih kepekaan serta sensifitas akan sesuatu kebenaran, yang anti klimaks meneteskan karya karya produktif di bidang ilmu pengetahuan.

Sumber :
Usman Ahmad. 2008. Mari Belajar meneliti.Genta Press.Yogyakarta.

Minggu, 10 April 2011

Memahami Orang dan Kodat Manusia

Langkah pertama untuk meningkatkan keterampilan anda dalam berhubungan dengan orang adalah memahami orang dan kodrat manusia dengan tepat.
Bila anda mempunyai pemahaman yang tepat mengenai orang dan kodrat manusia, bila anda tahu mengapa orang melakukan hal-hal yang mereka lakukan, bila anda tahu mengapa dan bagai mana orang akan bereaksi di bawah kondisi tertentu, maka anda dapat menjadi pemimpin yang terampil.


Memahami orang dan kodrat manusia hanyalah soal mengenali dan mengakui orang sebagaimana mereka adanya, bukan apa yang anda pikirkan tentang mereka, dan bukan anda mengiginkan mereka menjadi apa.


ORANG TERUTAMA AKAN TERTARIK PADA
DIRI MEREKA SENDIRI, BUKAN ANDA !


Dengan kata lain, orang lain itu sepuluh ribu kali lebih tertarik pada dirinya sendiri dari pada tertarik pada anda.


Dan sebaliknya, anda lebih tertarik pada diri anda sendiri dari pada anda tertarik pada orang lainmanapun di dunia ini. Perlu di ingat bahwa tindakan manusia di atur oleh pikiranya sendiri, kepentingan dirinya, sifat ini sangan kuat dalam diri manusia sehingga pikiran yang menonjol dalam kasih syang adalah kepuasan atau kenikmatan yang diperoleh si pemberi dengan memberi, bukan dengan menerima.


Anda tidak perlu meminta maaf atau menjadi malu karene mengetahui bahwa kodrat manusia adalah mementingkan dirinya sendiri. Sejak awal memang demikian dan akan tetap demikian sampai akhir jaman karena manusia di tempatkan di bumi dengan kodrat itu. Kita semua serupa dalam hal ini.


Jadi sesungguhnya ini adalah kunci kehidupan bagi anda untuk menyadari bahwa orang terutama tertarik pada diri mereka sendiri dan bukan pada anda.


Sumber :
Giblin les : 2001. Skill With People, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta

Identitas Bima

BIMA...telah memberi sumber daya batiniah kepada orang yang lahir dan pernah meminum air daerah ini untuk menghadapi kehidupan dengan lebih sukses. Tradisi islam yang kuat menjadi mesin pendorong pada orang bima untuk menjadi orang yag tangguh, ulet dan punya karakter.


Nama BIMA, memang di nilai sejumlah orang punya legalitas dengan sang BIMA dalam pewayangan. Ada anggapan bahwa “Tokoh”bertubuh kekar dalam keluarga pandawa inilah pendiri kerajaan BIMA. Sensasi seperti ini telah berkembang berabad abad. Hampir semua kaum terpelajar selalu memberi penjelasan yang berbau mitos mengenai proses pendirian BIMA. Akibatnya terjadi salah faham yang berkepanjangan mengenai daerah ini. Yang lebih parah lagi, kita terlalu melihat sang BIMA sebagai figur hindu. Kita tidak pernah melihat Sang BIMA dalam kacamata islam sebagai pribadi yang mempuanyai kesempurnaan hidup.


Dalam kultur jawa wayang merupakan salah satu identitas mereka, maka lumrah kalau orang jawa gemar megindentifikasi diri dengan tokoh-tokoh wayang tertentu. Masyarakat BIMA bukan masyarakat jawa. Kita tidak bisa langsungmengidentifikasi diri dengan tokoh pewayangan.
Lantas bagaimana kita menemukan identitas kita? BIMA sebenarnya tidak harus di lihat secara jasmaniah karena dia tokoh rohaniah. Maka dalam wacana ini, nama BIMA bukanlah kata benda (Noun) melainkan lebih tepat di sebut kata sifat (adjective). Sama halnya dengan istilah “melayu”, seperti kata sejarawan Taufik Abdullah, juga bukan kata benda tapi sebuah kata sifat, sebuah konsep sejarah.


Jadi BIMA adalah citra atau gambaran manusia BIMA yang memiliki sifat-sifat utama dengan landasan nilai kreatifitas, etos kerja, keunggulan berkompetisi, hingga nilai kebaikan umum kita seperti menghargai proses, menghargai dan menghormati orang tua, jantan, terbuka, ulet, jujur, bahkan heroistik.


Sumber :
Hamjah Muslimin, 2004. Ensiklopedian Bima, Transglobal (Lengge Group) : Yogyakarta.

Senin, 04 April 2011

Memanfaatkan Media Internet Dengan Aman


Secara harfiah, Internet (kependekan dari interconnected-networking) ialah sistem global dari seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar Internet Protocol Suite (TCP/IP) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia. Manakala Internet (huruf 'I' besar) ialah sistem komputer umum, yang berhubung secara global dan menggunakan TCP/IP sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol). Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaedah ini dinamakan internetworking.
Jumlah pengguna Internet yang besar dan semakin berkembang, telah mewujudkan budaya Internet. Internet juga mempunyai pengaruh yang besar atas ilmu, dan pandangan dunia. Dengan hanya berpandukan mesin pencari seperti Google, pengguna di seluruh dunia mempunyai akses Internet yang mudah atas bermacam-macam informasi. Dibanding dengan buku dan perpustakaan, Internet melambangkan penyebaran(decentralization) / pengetahuan (knowledge) informasi dan data secara ekstrim.
Saat ini, pengguna komputer di Indonesia sebagian besar menggunakan Microsoft Windows sebagai sistem operasi, berikut ini adalah beberapa langkah guna mencegah penyusup masuk ke komputer anda :

Upgrade Sistem Operasi

Meng-upgrade sistem operasi ke yang lebih baru, setidaknya tetap mengikuti program terakhir yang disediakan.

* Pengguna Microsoft Windows XP meng-upgrade ke Microsoft Windows XP Service Pack (SP) 2.
* Untuk pengguna Microsoft Windows 95/98/ME/NT, disarankan meng-upgrade ke yang lebih tinggi.
* Menutup celah keamanan pada sistem operasi dengan memasang security patch terkini.


Gunakan Firewall


Firewall membantu melindungi komputer dari hacker jahat, worm, dan beberapa spyware

* Gunakan Windows Firewall (tersedia pada Windows XP SP2) atau produk-produk firewall lainnya baik yang harus beli maupun yang gratis. Beberapa program firewall komersial adalah ZoneAlarm, Agnitum Outpost Personal Firewall, Checkpoint Firewall, dll. Sedangkan yang gratis seperti Comodo Personal Firewall, Sunbelt Personal Firewall,
* Untuk pengguna internet broadband, pastikan router Anda sudah memiliki firewall.

Install Antivirus

Antivirus melindungi kita dari akses virus pada komputer dan serangan-serangan jahat lain seperti trojan dan worm. Antivirus mendeteksi virus, trojan, dan worm yang berdiam di komputer dan melakukan pemindai terhadap email yang masuk maupun email yang keluar. Yang terpenting adalah:

* Pastikan Antivirus anda selalu diset untuk meng-update pengetahuannya tentang virus-virus terbaru.
* Pastikan juga program Antivirus anda adalah versi yang terakhir.
* Jangan membuka attachment email dari orang yang tidak anda kenal.
* Lakukan pemindai (scanning) terhadap removable device seperti hard disk external, USB disk, maupun CD/DVD yang terkadang mengaktifkan auto-run.

Ganti Password sesering Mungkin

Yang paling penting Anda lakukan adalah mengganti password yang Anda gunakan sesering mungkin, sebab secanggih apapun para hacker dapat mencuri username dan password Anda tidak akan berguna jika password Anda sudah berubah ketika para hacker itu berusaha masuk ke website bisnis internet yang Anda ikuti.
Disarankan untuk mengganti password setiap hari setelah selesai melakukan aktifitas dan ingin logout dari sebuah website bisnis internet, apa salahnya meluangkan waktu satu menit untuk keamanan uang anda. Harap diperhatikan untuk selalu menghapus email konfirmasi perubahan password yang masuk ke inbox email Anda, sebab di situ tercantum username dan password yang baru anda ganti, setelah menghapus email konfirmasi tersebut jangan lupa untuk mengosongkan trash/tempat sampah email Anda.

Jangan Terkecoh oleh Email palsu


Jika anda medapatkankan email yang seakan-akan dari pengelola website bisnis internet atau e-gold yang anda ikuti dan meminta anda untuk mengirimkan username dan password anda, jangan hiraukan dan segera hapus email tersebut, jangan klik link apapun yang ada dan jangan buka attachment yang disertakan, pihak pengelola bisnis internet dan e-gold tidak pernah mengirim email semacam itu.

Gunakan menu Favorite atau Bookmark


Pada Browser Internet yang Anda gunakan ada menu di atas layar dinamakan FAVORITES atau BOOKMARKS, simpanlah alamat URL website yang Anda ikuti di sini dan pastikan untuk selalu mengakses website tersebut melalui menu FAVORITES atau BOOKMARKS ini,
Hal ini dimaksudkan untuk menjamin website yang Anda masuki adalah benar-benar website bisnis internet yang Anda ikuti, sebab banyak upaya pencurian username dan password dengan cara membuat website palsu yang sama persis dengan aslinya, dengan URL yang mirip dengan aslinya.
Jika dalam melakukan aktifitas Anda menemukan kejanggalan yaitu tampilan halaman yang berubah dan koneksi terputus lalu muncul halaman yang meminta Anda memasukkan username dan password, maka sebaiknya Anda keluar dari browser (exit) kemudian buka kembali browser dan masuk ke website tersebut hanya dari FAVORITES atau BOOKMARKS Anda, baru mulai lagi dari awal dengan login memasukkan username dan password Anda.

Hilangkan Jejak Anda


Windows dan browser Anda biasanya akan menyimpan file-file cookies, history atau catatan aktivitas Anda ketika berinternet, ini merupakan sumber informasi bagi para hacker untuk mengetahui kegiatan Anda dan juga mencuri username dan password yang anda gunakan dalam berinternet, selain itu hacker juga biasa mengikut sertakan file-file pencuri data mereka di folder-folder yang menyimpan cookies dan history ini di komputer Anda.(Cookies = file yang masuk ke komputer ketika kita mengunjungi sebuah website; History = Daftar kegiatan kita ketika berinternet yang disimpan oleh browser yang kita gunakan).

9 Tips Bergaul Aman di Internet Bagi Remaja
Pertama, ingatlah, meskipun kejujuran adalah segalanya, tidak semua orang di Internet melakukan hal tersebut. Jadi, ketika sedang menggunakan internet atau chatting, berhati-hatilah. Karena kita tidak akan pernah tahu ketika ada orang yang mengaku a/s/l (age/sex/location) – nya adalah “19/f/jkt” (baca: umur 19 tahun, female/perempuan, berlokasi di Jakarta) dan bersekolah atau berkuliah di suatu tempat, sebenarnya adalah “40/m/anywhere” dan pengangguran, alias sama sekali bukan orang yang kita bayangkan atau kita imajinasikan.
Kedua, janganlah mudah terpengaruh dengan data-data pribadi orang lain di internet yang menarik perhatianmu. Di internet banyak sekali orang iseng yang berpura-pura menjadi orang lain, entah menjadi lebih muda/tua ataupun mengaku perempuan/lelaki hanya untuk bercanda dan menjahili orang lain, hingga untuk menjebak atau membuat malu orang lain. Waspadalah dengan siapapun yang ingin tahu terlalu banyak.
Ketiga, tidak ada satu pun aturan di dunia yang mengharuskan kamu untuk bercerita jujur tentang jati diri kepada orang lain di internet. Simpanlah baik-baik informasi tentang nama, usia, alamat rumah, alamat sekolah dan nomor telepon. Jangan pedulikan permintaan dari orang yang baru dikenal di Internet. Percayakan pada instingmu, jika seseorang membuatmu tidak nyaman, tinggalkan saja.
Keempat, curahkan perasaanmu pada sahabatmu. Jika kamu berencana bertemu dengan seseorang yang kamu kenal di internet, ajaklah sahabatmu atau orang yang kamu percaya untuk menemani.
Kelima, pastikan agar sahabatmu di dunia nyata mengetahui apa yang tengah kamu pikirkan atau lakukan. Bahkan jika ada masalah, baik terhadap keluarga, sekolah maupun pacar, ceritakanlah pada sahabat atau orang yang kamu percaya di kehidupan nyata, bukan yang hanya kamu kenal di Internet. Bercerita kepada sahabatmu di kehidupan nyata jauh lebih baik dan lebih terpercaya daripada seseorang asing yang kamu kenal di sebuah chat room.
Keenam, jka kamu menerima kiriman e-mail, file ataupun gambar-gambar yang isinya mencurigakan dari seseorang yang  tidak dikenal dan kamu tidak percaya, langsung hapus saja kiriman-kiriman tersebut. Perlakukan kiriman tersebut seperti layaknya sebuah e-mail sampah. Kamu bisa mendapatkan rugi yang besar hanya gara-gara mempercayai seseorang yang sama sekali belum pernah ditemui atau kenali.
Ketujuh, hal tersebut juga berlaku pada link atau URL yang tampak mencurigakan. Janganlah kamu meng-klik apapun yang tidak kamu yakini sumbernya dan keamanannya, walaupun dengan alasan sekedar ingin mencari jawab atas rasa keingin-tahuanmu.
Kedelapan, jauhi chat room atau mailing-list yang isinya provokatif ataupun berisi hal-hal negatif lainnya. Jangan mudah terperdaya rayuan-rayuan seseorang di internet yang mencoba mempengaruhi kamu agar menjadikannya seorang teman sebagaimana dalam kehidupan sehari-hari.
Kesembilan, jangan pula mudah terpancing dengan provokasi seseorang yang memanas-manasi kamu untuk bertengkar di internet.

Sumber: VIVANEWS, 9 Februari 2010
http://cybertech.cbn.net.id